KEDHANAKEDHINICOFFEE.COM – Sebelumnya kedhanakedhinicoffee.com pernah menuliskan pengalaman ngopi di curug, yaitu Curug Telu yang terletak di sekitar Baturraden, Purwokerto. Nah kali ini kami berkesempatan melangsungkan ritual ngopi di pingiran curug, sebuah curug yang terletak di Grogol, Pejawaran, Banjarnegara, namanya Curug Genting. Di sekitar curug Genting tersebut, ada juga curug bernama Curug Merawu, sayangnya kami belum sempat berkunjung ke sana, semoga di lain waktu bisa melangsungkan ibadah dan ritual ngopi di sana. 
berteduh dari gerimis di area Curug Genting
Sore itu cuaca sedang kurang bersahabat, sesampainya kami di Curug Genting kami disambut gerimis yang cukup membuat sedikit pakaian kami basah. Kami akhirnya berteduh di sebuah bangunan, bangunan semacam gazebo yang khusus dibuat untuk berteduh pengunjung. Kami yang sudah menyiapkan perlengkapan menyeduh kopi akhirnya tak pikir lama, mengeluarkan seluruh peralatan, mengambil air di curug dan segera menyeduh kopi arabika Kalibening dan Robusta Karangkobar yang dikemas dengan sederhana oleh brand kopi yang belum terlalu serius, bernama Kedhana Kedhini Coffee.
sticker baru Kedhana Kedhini Coffee designed by Jumatpagi
kopi tubruk, sederhana namun tetap berkarakter
Untuk temen-temen yang ingin berkunjung ke Curug Genting, Pejawaran, Banjarnegara, silakan ikuti google map dengan menuliskan keyword “Curug Genting”, kemudian ikuti saja petunjuk dari google atau bisa dengan cara tanya ke penduduk untuk dapat menemukan lokasi Curug Genting ini, berikut kami cantumkan map dari google :
Usahakan persiapkan segala keperluan untuk berkunjung ke Curug ini, baik dari kelengkapan logistik, baju ganti, uang saku, dan juga kendaraan yang kalian gunakan. Kami merekomendasikan menggunakan mobil atau motor yang standart dan jangan sekali-kali menggunakan motor atau mobil ceper ke sini, cukup berbahaya dan bakal menyusahkan perjalanan kalian.

Curug Genting cukup instagramable, cocok untuk kalian yang suka ber foto ria. Tak ketinggalan, salah satu dari kami pun menyempatkan foto di Curug Genting ini, namanya kak Ageng Pidaksa, dia rela kehujanan dan terperosok hingga sepatunya basah kuyup demi mendapat hasil foto yang maksimal.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *