KEDHANAKEDHINICOFFEE.COM – Sudah beberapa kali absen nulis di blog ini, sedang ada kesibukan lain dan juga sedang jarang ngopi di luar, lebih sering ngopi di rumah, di kontrakan. Kali ini tak sengaja ada kawan datang dari Semarang yang sedang ada misi ke Jogja untuk melaksanakan tes masuk kerja, namanya kak Adjie ( @rinepta ). Kebetulan kak Adjie malam itu ngajak ngopi di luar, lalu contact ke Kak Yuliono untuk mampir ke warung kopi-nya, bergegaslah ke Warung Kopi Singsoot yang beralamat di Jl. Pakuningratan No.20, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta.

Sesampainya di Warkop Singsoot kami berdua disambut hangat oleh Kak Yuliono yang sedang asik bermain kipas sembari menggosongkan tusukan daging ( dibaca : nyate ) di halaman depan warungnya. Kami dipersilakan duduk di dalam, kemudian Kak Yuliono menyelesaikan proses bakar sate hingga datang menemui kami di meja bundar dengan membawa 3 gelas air bening dingin nan segar sembari mengucap “monggo diminum”. Kami pun mulai obrolan panjang seputar kopi, kesenian, musik, panggung hiburan dan sesekali curhat perihal asmara.

Oh iya buat temen-temen yang belum kenal siapa Kak Yuliono, beliau adalah pelaku kesenian, beliau menjalankan aktivitas keseniannya dengan memilih berpantomim dan solo karir musik dengan gitar bolong dan siulan khas-nya. Nama panggungnya adalah Yuliono Singsoot ( @Yulionooo )sehingga nama warung kopi pun diberi nama Warkop Singsoot ( @warkopsingsoot ).

Baca Juga :

 

Setelah beberapa menit ngobrol akhirnya Kak Yuliono menyeduh kopi Arabika Bajawa ( Flores ) , menyeduh dengan gesit dan cekatan menggunakan V-60 dripper hingga tak lama kemudian kopi tersaji di meja bundar yang kami singgahi dan siap dinikmati untuk menambah nikmat obrolan malam itu, Jum’at 02 Maret 2018.

mas Yuliono warkon singsoot

 

Menu di Warkop Singsoot Cukup Unik

Ngomongin soal menu yang ada di Warkop Singsoot, kak Yuliono memberi nama menu kopi dengan nama yang cukup unik, misalnya :

Kopi dari Malang diberi nama Kopi Kasihan
Kopi dari Bajawa diberi nama Kopi Tanah Air Beta
Kopi dari Gayo diberi nama Kopi Serambi Mekkah
Kopi dari Wonosobo diberi nama Kopi Nyanyian Atas Awan

dan beberapa nama kopi lain yang menarik seperti kopi curhat, kopi batik, kopi Pancasila, kopi sabar, kopi jujur, dll.

Pokoknya ketika kalian berkunjung ke Warkop Singsoot silakan tanyakan menu-menu unik tersebut langsung ke empunya, Kak Yuliono. Untuk harga dan rasa, tidak usah diragukan, kopi di Warkop Singsoot jelas nikmat dan sesuai dengan lidah kita, apalagi tempat yang begitu nyaman seolah kita sedang berada di rumah sendiri, di rumah tempoe doeloe yang begitu romantis. Kalau kamu beruntung, nanti bakal dapet bonus siulan / singsoot’an dari Kak Yuliono.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *