KEDHANAKEDHINICOFFEE.COM – Malam ini ( Selasa, 03 April 2017 ) seperti malam-malam biasanya, ngopi adalah agenda rutin, semacam ritual untuk teman mengerjakan sesuatu, menulis, bikin desain di Corel Draw sampai editing video di Adobe Premiere. Semua serba kebetulan, malam ini stock kopi habis, kemudian seorang kawan kos lama namanya kak Budi datang dengan membawa oleh-oleh roasted bean coffee ( roasted bean = biji kopi yang sudah di sangrai ) single origin Arabica Sindoro Sumbing Natural Process. Lagi-lagi kebetulan, grinder manual yang biasanya dipakai untuk menghaluskan biji kopi pun tiba-tiba rusak tak bisa terpakai, maklum karena grinder murah yang akhirnya sekarang hanya bisa dijadikan pajangan. 
Manual Grinder jadi pajangan di rak bersama koleksi rilisan fisik CD dan Kaset Pita
Sempat hampir putus asa hampir saja menyerah & memeutuskan untuk tidak ngopi dulu malam ini, padahal air sudah mendidih dan siap untuk dituang agar menghasilkan kenikmatan di gelas yang telah disiapkan. Diam sejenak lalu teringat bahwa sebelumnya pernah kejadian seperti ini, dimana tidak ada grinder dan menggunakan cara alteratif, nah bergegas ke dapur untuk mengambil Cobek dan Ulekan untuk menghancurkan biji biji kopi agar bisa diseduh malam ini juga. Cobek dan ulekan sudah siap, biji kopi dituangkan, tangan sekuat tenaga menggerakkan ulekan menghancurkan sedikit demi sedikit si hitam ke emasan yang sungguh mulai menggoda aromanya ketika hancur menjadi serbuk.
Biji Kopi yang sudah siap dihancurkan
Seperangkat alat ritual ngopi malam ini
Sembari menumbuk biji kopi, saya panaskan kembali air yang sudah terlanjur dingin tadi, perlahan akhirnya selesai juga biji biji kopi itu hancur dan menjadi serbuk yang sudah siap seduh. V60 dripper lengkap dengan paper filter sudah siap juga, begitupun dengan kettle leher angsa andalan yang sudah hampir satu tahun menemani saya. Akhirnya tetes demi tetes tersajikan di gelas, setelahya saya bisa menikmati kenikmatan single origin Sindoro Sumbing Natural Process dengan menggunakan tenaga ekstra pada proses menghaluskan biji kopi menjadi serbuk. Pengalaman yang sungguh menarik, barangkali teman-teman punya cerita menarik tentang proses menyeduh kopi, boleh berbagi ke kami kak, mari.
Kenikmatan segelas kopi ini mewakilkan proses yang dihadapi


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *