KEDHANAKEDHINICOFFEE.COM – Ritual ngopi bisa kapan saja, dimana saja, bersama siapa, pun juga dalam cuaca apapun. Kali ini kami bercerita tentang ritual ngopi kami di area Monjali, Sleman, Yogyakarta. Untuk teman-teman yang sudah paham atau sudah sering di Jogja, mungkin sudah tidak asing lagi nama perempatan monjali maupun perempatan kentungan, namun lain hal ketika bicara soal tempat ngopi di daerah tersebut. Di jalan Pandega Marta, jika kalian dari perempatan kentungan, ke arah barat kemudian belok kiri di jalan pertama, tanda yang paling mudah adalah adanya indomart plus. Kurang lebih sekitar 700 meter jika dari indomart plus tersebut, sebuah tempat ngopi yang bisa dibilang baru, yaitu “Dalam Teduh”.
Tampak dari luar – foto : @dalamteduh
Malam itu ketika stock kopi di kontrakan habis, begitu juga paper filter v60 nya, berasa lengkap penderitaan malam itu, kami bergegas untuk mencari tempat ngopi yang tidak terlalu jauh, kami putuskan untuk ke “Dalam Teduh” untuk kunjungan kedua saya pribadi. Seperti biasa, ketika sampai di kedai kopi, selalu ada magnet dari meja bar yang menarik saya untuk mendatanginya, bergegaslah saya ke meja bar, memilih biji kopi yang kiranya pas untuk di seduh malam itu. Ada beberapa single origin seperti gayo, blue batak dan lain sebagainya, malam itu pilihan jatuh pada panama dengan metode penyeduhan v60.
Setelah memesan, saya memilih tempat duduk dekat jendela, dengan harapan bisa sembari melihat ke arah luar, melihat lalu lalang orang-orang yang melintas pada malam itu. Sembari ngobrol bareng kak Wicak, ngobrol soal tour and travel, ngobrolin paket wisata ke event Dieng Culture Festival, kemudian sesekali mendengarkannya curhat masalah kuliah, masalah cewek dan lain sebagainya. Teman-teman lain yaitu Eri, Ivan, Anggit dan Tegar sibuk bergaya di depan kamera, mencari angle terbaik untuk direkam oleh lensa yang pada akhirnya akan diunggah di akun instagram masing-masing.
Single Origin Panama
Pesanan pun datang, aroma si hitam ke emasan sungguh memanjakan dan menenangkan, ini yang sering kami sebut ritual ngopi, proses penyeduhan, waktu mencium aroma kopi dan waktu dimana minuman ini membasahi lidah dan semua bagian mulut, sungguh rangkaian yang begitu kompleks, begitu sexy dan romantis. Single origin dengan menggunakan v60 dripper adalah ritual seduh favorit penulis, kenikmatan kopi seperti muncul sempurna dengan metode tersebut.
Ngobrol paket trip ke Dieng Culture Festival
Untuk temen-temen yang sedang di Jogja dan sedang nyari tempat untuk ngopi, kalian bisa mampir ke Dalam Teduh, nyantai di sana, ngobrol sambil ngopi dan menikmati cemilan yang tentunya cukup terjangkau harganya. Temen-temen juga bisa pantau linimasa di instagram @dalamteduh untuk bisa stalking foto-foto yang sekiranya bisa menambah keyakinan kalian untuk memilih Dalam Teduh sebagai tempat ritual ngopi kalian. Sampai jumpa di tulisan-tulisan berikutnya, terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana kami ini.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *